Waktu dan Para Jenius

Waktu dan Para Jenius

tiap ruas waktu
pergi bersayap menuju ruang
luasnya sebatas lipatan lengan
yang menata tiap titik tetesan air
dingin, di kelopak mata
yang hampir gelap.

mencari dimana suaka tiap gagasan
yang hampir beku.
tak pernah lagi mengalir
pada saluran pemikiran
para jenius, yang lantang berteriak
“satu!”

sungguh,
tiap detik. Berhias awan pipih
tapi berangsur pekat.
seperti kumulus, yang berantakan
dan hanya membuat jilatan api.

tak boleh berhenti di sini!
waktu, dan para jenius itu
tetap berjalan berapi.

Ponorogo, 21 Maret 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s